Manusia diberikan dua tangan, lalu untuk apa saja tangan kita digunakan? Ini cerita tentang iyan dan teman satu konsentrasi program studi, sederhana sih, tapi ada hikmahnya kok wkwk. Jadi di program studi kami, ada empat jenis konsentrasi. Konsentrasi yang iyan ambil terkenal kurang peminat karena selalu dianggap sulit oleh mahasiswa. Bukan hanya di angkatan iyan saja, tapi dari beberapa angkatan sebelumnya. Jumlah terbanyak mahasiswa yang memilih konsentrasi ini hanya empat orang, ya, empat! Tidak lebih. Tapi ya, namanya juga tertarik dengan konsentrasi ini dan tidak tertarik dengan konsentrasi lain, kita ya jalan aja. Kan belajar. Mau sesusah apapun, selama itu proses pembelajaran ya bisa dianggap normal. Awalnya biasa aja, tapi semua berubah ketika iyan merasa dikotak-kotakkan karena konsentrasi yang kita ambil. Buat apa sih? Nanti kalau lulus juga gelarnya sama, nggak akan beda sekalipun beda konsentrasi. Iyan inget banget, waktu iyan dan tiga orang teman lain (satu kon...
Trying to be Brave. Learning to be Happy.